
RUANGANTIHOAX, Padang Panjang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang menunjukkan komitmen kuatnya dalam melindungi hak-hak pekerja dengan kembali masuk dalam nominasi Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana) Award 2024. Ini merupakan bukti nyata dari upaya kota ini dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi para pekerjanya.
Paritrana Award, yang diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, adalah penghargaan prestisius yang ditujukan kepada badan usaha, pelaku, dan pemerintah daerah yang berdedikasi tinggi dalam memberikan perlindungan kepada pekerja. Tahun ini, Kota Padang Panjang bersaing dengan empat nominasi lainnya dari Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Sijunjung, Mentawai, Solo, dan Kota Sawahlunto.
Dalam sesi wawancara Zoom Meeting dengan panitia penilai, Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, mengungkapkan berbagai inisiatif yang telah dilakukan untuk mencapai Universal Labour Coverage (ULC). Pemko telah mendaftarkan 1.260 pekerja sosial keagamaan dan kemasyarakatan, termasuk perangkat RT, LPM, guru TPQ, imam masjid, dan lainnya, menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah peserta jaminan sosial.
Lebih lanjut, Sonny Budaya Putra menyatakan bahwa Pemko telah meningkatkan anggaran APBD untuk mendukung pekerja rentan, dari Rp740.174.000 pada 2023 menjadi Rp1.457.000.000 pada 2024. Inisiatif ini menegaskan komitmen Pemko terhadap perlindungan pekerja, termasuk tenaga non-ASN, dengan mencapai coverage share sebesar 96,52 persen per Desember 2023.
Sonny juga menekankan pentingnya dukungan regulasi dan anggaran, termasuk peraturan Wali Kota tentang Perlindungan Terhadap Pekerja Rentan dan dukungan APBD untuk pekerja rentan sebanyak 8.300 orang. Pemko Padang Panjang bertekad untuk menjadi Kota Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan meraih juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat dalam Paritrana Award 2024.
Upaya inovasi Pemko tidak terhenti di situ saja. Mereka juga melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan dan melindungi pekerja rentan sektor informal. Ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemko untuk mencapai Universal Labour Coverage dari tahun 2022 hingga 2024.
Acara penilaian Paritrana Award 2024 turut dihadiri oleh pejabat tinggi dari Sumatera Barat dan pihak terkait, menunjukkan dukungan kuat terhadap inisiatif Pemko Padang Panjang dalam melindungi pekerja. Kepedulian Pemko terhadap perlindungan sosial pekerja diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.



